21 Shaban 1430 H

Jangan Kau Buang Potensimu Wahai Penuntut Ilmu

posted in Untaian Nasehat |

Oleh: Asy-Syaikh Abdussalam bin Barjas bin Abdul Karim

Kita lihat di antara barisan para penuntut ilmu ada orang-orang yang dianugerahi kemampuan yang agung, yang luar biasa, yang membuat mereka pantas mendapat kemuliaan ilmu. Hanya saja cita-cita mereka yang rendah menghancurkan anugerah tersebut, menghilangkan eloknya keunggulan mereka, sehingga engkau dapati mereka merasa cukup dengan ilmu yang sedikit, mereka tidak suka membaca dan menelaah, mereka sering terlalaikan dari menuntut ilmu.

Betapa cepatnya mereka melepaskan potensi ini dan menghilangkan berkah waktu-waktu mereka. Hal itu terjadi karena kufur nikmat. Tentu saja ini menyebabkan nikmat tersebut pergi, sebagaimana syukur nikmat adalah penyeru untuk penambahan nikmat tersebut.
Al-Farra’ rahimahullah berkata,

“Tidaklah aku merasa kasihan pada seseorang seperti rasa kasihanku kepada dua orang: Seorang yang menuntut ilmu, namun dia tidak mempunyai pemahaman, dan seorang yang paham tetapi tidak mencarinya. Dan aku sungguh heran dengan orang yang lapang untuk menuntut ilmu tetapi dia tidak belajar.” (Jami’ Bayanil Ilmi Wa Fadhlihi, 1/103)

Ibnul Jauzi rahimahullah memberi keterangan perkataan Abith Thayyib Al-Mutanabbiy:

Aku tidak melihat aib-aib manusia sebagai aib
Seperti kekurangan orang-orang yang mampu untuk sempurna

Ibnul Jauzi berkata,
“Seharusnya seorang yang berakal berhenti pada puncak yang memungkinkan baginya. Apabila tergambar bagi anak Adam tingginya langit, sungguh aku memandang bahwa keridhaanya dengan bumi termasuk kekurangan yang paling buruk.

Kalau seandainya kenabian diperoleh dengan kesungguh-sungguhan, aku melihat orang yang merasa tidak butuh untuk memperolehnya berada dalam tempat yang rendah. Jalan hidup yang indah menurut ahli hikmah adalah keluarnya jiwa kepada puncak kesempurnaanya yang memungkinkan baginya dalam berilmu dan beramal.”

Beliau juga berkata,
“Secara global, dia tidak meninggalkan keutamaan yang mungkin ia peroleh kecuali dia berusaha memperolehnya. Sesungguhnya rasa puas adalah keadaan orang-orang rendahan.

Maka jadilah seorang lelaki yang kakinya menghujam di bumi
Sedangkan cita-citanya setinggi bintang Tsurayaa

Kalau memungkinkan bagimu untuk melampaui setiap ulama dan orang-orang yang zuhud, maka lakukanlah. Mereka itu laki-laki, engkau juga laki-laki. Dan tidaklah seseorang duduk kecuali karena rendahnya dan hinanya cita-citanya.

Ketahuilah bahwa kamu berada dalam ajang perlombaan, sedangkan waktu-waktu akan habis. Maka, janganlah engkau kekal menuju kemalasan. Tidaklah luput sesuatu kecuali dengan kemalasan. Dan tidaklah dicapai sesuatu kecuali dengan kesungguhan dan tekad.” (Shaidul Khatir hal. 159-161.)

Wahai orang yang melihat pada dirinya ada tanda-tanda keunggulan dan kecerdasan, janganlah engkau mengharapkan satu pengganti dari ilmu. Janganlah engkau tersibukkan dengan selainnya selamanya. Jika engkau enggan, maka semoga Allah memberikan kemuliaan pada dirimu, dan memperbesar pahala muslimin padamu. Betapa sangat kerugianmu dan betapa besar musibahmu.

Tinggalkan darimu mengingat hawa nafsu dan para pencintanya
Bangkitlah ke tempat yang tinggi, di sana ada mutiara
Yang menghibur dengan tempat dakiannya dari setiap yang berharga
Dan dari nikmat dunia, yang hakikat jernihnya adalah keruh
Dan dari teman di sana yang melalaikan teman-teman duduknya
Dan dari taman yang diselubungi cahaya dan bunga-bunga
Bangkitlah menuju ilmu dengan kesungguhan tanpa rasa malas
Seperti bangkitnya seorang hamba kepada kebaikan dengan segera
Bersabarlah dalam memperolehnya dengan kesabaran kemuliaan baginya
Tak akan mencapainya orang yang tidak bersabar

(Qasidah Asy-Syaikh As-Sa’di, sebagaimana dalam Al-Fatawa, 647)

Dan sesungguhnya, termasuk perkara-perkara yang bermanfaat yang dapat membantu tingginya cita-cita yaitu melihat jalan hidup para salaf radhiyallahu ‘anhum. Sesungguhnya keadaan mereka adalah puncak kesempurnaan secara ilmu dan amal. Jika seorang penuntut ilmu melihatnya dan menganggap rendah diri dan sedikit ilmu, maka dia akan berusaha untuk mengejar mereka dan meniru mereka. Dan barangsiapa meniru suatu kaum maka dia termasuk golongan mereka.

Ibnul Jauzi berkata,
“Demi Allah, ingatlah wajib atas kalian untuk memperhatikan jalan hidup salaf serta menelaah tulisan-tulisan mereka dan kabar-kabar mereka. Sungguh memperbanyak dalam menelaah kitab-kitab mereka adalah seperti melihat mereka.”

Beliau juga berkata,
“Hendaklah dia memperbanyak menelaah (kehidupan salaf –ed.), sungguh ia akan melihat ilmu-ilmu salaf, dan tingginya cita-cita mereka yang menajamkan pikirannya, dan menggerakkan tekadnya untuk bersungguh-sungguh.” (Shayyidul Khatir, 440)

(Sumber: Awaiqut Thalab karya Asy-Syaikh Abdussalam bin Barjas bin Abdul Karim, halaman 46-48).

Silakan dicopy dengan menyertakan URL sumber: http://ulamasunnah.wordpress.com

http://ulamasunnah.wordpress.com/2008/02/17/jangan-kau-buang-potensimu-wahai-penuntut-ilmu/

This entry was posted on Friday, August 14th, 2009 at 6:01 am and is filed under Untaian Nasehat. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.

  • Komentar

    • abu fathimah: bismillah apa betul abu usamah allijazy ...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim. Wa'alaikumussa...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim. Silahkan lihat...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim.Seorang ulama A...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim.Jumhur ulama be...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim. Silahkan baca ...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim. Hal itu diperb...
    • Abu Rafi: Assalaamu 'alaikum, Afwan mau tanya dul...
    • anis: na'am..afwan..yg penerimaan Santriwati B...
    • ummu ibrohim: bismillah. Assalamu'alaykum warohmatull...
    • Honeymoon Bali: Informasi yang sangat bermanfaat. Senang...
    • anis: Assalamu'alaykum warohmatullohi wabaarka...
    • anis: Assalamu'alaykum warohmatullohi wabaarak...
    • sarah: assalamualaikum, kantor majalah akhwat i...
    • Shafira: something interesting ... appropriate fo...
    • Al Miftah: Berdosa kah orang yang berhijab namun ti...
    • ahmad: apa hukumnya seorang laki-laki yang meni...
    • minie: sangat setuju..Alhamdulillah jika kita s...
    • rara: ass,wr,wb saya mau tanya, di dalam h...
    • ukhti anggie: jazakillah khairan , ilmu yang bermanfaa...
  • Pencarian


  • --Mutiara Ilmu--

    "Tidaklah menjadi baik akhir umat ini, melainkan dengan apa yang telah memperbaiki dengannya generasi pertama umat ini. Maka setiap apa yang pada hari itu (zaman shahabat) tidak dikatakan sebagai agama, maka tidak pula hari ini (zaman sekarang) dikatakan sebagai agama."
    - Al-Imam Malik rahimahullah
    • Arsip Bulan Ini

    • February 2012
      M T W T F S S
      « Jan    
       12345
      6789101112
      13141516171819
      20212223242526
      272829  
    • Arsip Bulanan





    Akhwat Muslimah Salafiyah
    Majalah AKHWAT -Jurnal Muslimah dan Keluarga Sakinah-
    SALAFY WEBSITE START PAGE










    corel 2000

    corel 2000 serial

    cs5 serialz

    cs5 serialz free

    serial winzip 11

    serial winzip 11 key

    corel dvd moviefactory 6

    corel dvd moviefactory 6 downloads

    serial corel draw 11

    serial corel draw 11 serials

    free corel photoshop download

    free corel photoshop download keygen

    free winrar download for xp

    download winrar for xp for free

    winrar 3 download

    winrar 3 download freedownload

    download winrar free windows 7

    download winrar free windows 7 crack

    free corel downloads

    free corel downloads cracked