28 Dhul-Hijjah 1428 H
Penulis: Al Ustadz Muhammad Umar as Sewed
Terlalu banyak dalil-dalil yang menunjukkan tingginya Allah سبحانه وتعالى di atas seluruh makhluk-Nya. Kalau kita kumpulkan, maka dalil-dalil tersebut datang dalam berbagai bentuk.
1. Keterangan bahwa Allah beristiwa’ di atas ‘Arsy-Nya
Adapun bentuk yang pertama yaitu tentang isitiwa’nya Allah di atas ‘Arsy-Nya, telah kita sebutkan dalil-dalilnya pada edisi yang lalu. Sebagian di antaranya Allah, firman Allah:
الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى. ]طه: 5[
(Yaitu) Ar-Rahman yang beristiwa’ di atas ‘Arsy. (Thaha: 5)
Dan didalam al-Qur’an terdapat 7 ayat yang serupa dengan ayat di atas.
2. Penjelasan tentang adanya Allah سبحانه وتعالى di langit
Demikian pula ayat-ayat yang menerangkan bahwa Allah di langit. Ibnu Abil ‘Izzi al-Hanafi dalam Aqidah ath-Thahawiyah, hal. 286 berkata: “Para ahli tafsir dari kalangan ahlus sunnah dalam menafsirkan ayat ini menyatakan ada dua makna: yang pertama bermakna di atas langit; dan yang kedua “as-sama’” bermakna ‘uluw (ketinggian), yakni Allah di atas ketinggian.
Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
27 Dhul-Hijjah 1428 H
Penulis: Ayyub Abu Ayyub, Yaman
1. Asy Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah ditanya:
“Apa hukum pengajaran cara memandikan dan mengkafani (jenazah) melalui media video?”
Beliau menjawab:
“Pengajaran adalah dengan cara selain video, dikarenakan terdapat pada hadits-hadits shohih yang banyak tentang larangan menggambar (makhluk yang bernyawa) dan laknat terhadap orang-orang yang menggambar. (As’ilah Al Jam’iah Al Khairiyah di Syaqra’) (*1) Read the rest of this entry »
posted in Fatwa Ulama |
27 Dhul-Hijjah 1428 H
Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Al-Makassari
Tanya:
Bagaimana menurut pandangan syariah tentang bayi tabung?
Arif Joko Wuryanto
Jawab:
Alhamdulillah wash shalatu was salamu ‘ala Rasulillah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Bayi tabung merupakan produk kemajuan teknologi kedokteran yang demikian canggih yang ditemukan oleh pakar kedokteran Barat yang notabene mereka adalah kaum kuffar (orang kafir). Bayi tabung adalah proses pembuahan sperma dengan ovum, dipertemukan di luar kandungan pada satu tabung yang dirancang secara khusus. Setelah terjadi pembuahan lalu menjadi zygot, kemudian dimasukkan ke dalam rahim sampai dilahirkan. Jadi prosesnya tanpa melalui jima’ (hubungan suami istri).
Pertanyaan ini telah ditanyakan kepada salah seorang imam abad ini, yaitu Asy-Syaikh Al-Muhaddits Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullahu. Read the rest of this entry »
posted in Fatwa Ulama |
25 Dhul-Hijjah 1428 H
Penulis: Ustadz Muhammad Umar As Sewed
Pemahaman dan pengamalan umat Islam terhadap sunnah (ajaran) Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam semakin hari makin terkikis.
Banyak diantara mereka yang masih mengaku sebagai muslim, namun dalam kenyataannya justru asing dengan ajaran yang datang dari Nabinya – Shalallahu ‘alaihi wassalam. Dalam masalah ibadah, mereka banyak meninggalkan ajaran Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wassalam , bahkan melakukan amalan-amalan yang tidak diperintah oleh beliau Shalallahu ‘alaihi wassalam.
Demikian pula dalam kehidupan sehari-harinya, tidak tampak identitas mereka sebagai seorang muslim. Hal itu dikarenakan banyak diantara mereka yang meninggalkan sunnah RasulNya dan mengikuti ajaran-ajaran yang justru tidak disyari’atkan-Nya.
Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
25 Dhul-Hijjah 1428 H
Penulis: Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah
Barangkali di antara kita ada yang pernah melontarkan ucapan: “Kenapa sih kita membicarakan permasalahan tauhid terus? Apa tidak ada tema lain yang lebih menarik?” Bagi orang yang belum paham, bisa dimaklumi bila ia mengeluarkan kalimat seperti itu. Namun sangat tidak pantas bila kalimat tersebut muncul dari orang yang telah memahami pentingnya tauhid bagi seorang muslim, yang menunjukkan bahwa ia meremehkan permasalahan yang sangat dijunjung tinggi oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan para nabi ini.
Telah dimaklumi bahwa poros dakwah para nabi dan rasul, serta sebab mereka diutus adalah untuk tauhidullah (mentauhidkan Allah Subhanahu wa Ta’ala). Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
24 Dhul-Hijjah 1428 H
Oleh: Abu Muhammad Abdurrahman Sarijan
بسم الله الرحمن الرحيم
Pengantar
Menanggapi e-mail dari seorang ikhwan tentang etika memberi nama dalam Islam, maka berikut kami susun makalah yang berkenaan dengan masalah yang dimaksud.
Kami mengira permasalahan ini sangat penting untuk diketahui oleh kaum muslimin dikarenakan banyaknya kaum muslimin yang masih asal-asalan atau salah dalam memberikan nama kepada anak-anak mereka. Read the rest of this entry »
posted in Permata Hati |
23 Dhul-Hijjah 1428 H
Penulis : Ustadz Qomar Suaidi, Lc
Di dalam Al Qur’an banyak dijumpai ayat-ayat yang memerintahkan agar manusia memiliki akhlak mulia. Akhlak mulia (akhlakul karimah) sangat diperlukan dalam menjalani kehidupan yang kadang harus menghadapi cobaan-cobaan. Dengan akhlak mulia berbagai bentuk cobaan hidup bisa dijalani sehingga kita senantiasa diridhai Allah.
Terkadang dalam kehidupan sehari-hari, kita harus dihadapkan dengan tantangan dan gesekan-gesekan hidup. Gesekan itu bisa datang dari diri kita sendiri atau dari orang lain. Tidak jarang kita dihadapkan dengan orang-orang terdekat seperti kedua orang tua, sanak famili, teman-teman, dan bahkan dari seluruh masyarakat. Read the rest of this entry »
posted in Akhlak & Adab, Untaian Nasehat |