11 Muharram 1431 H
Oleh Asy Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiri Hafidzahulloh
Diterjemahkan : Al-Ustadz Abu Karimah Askari Hafidzahulloh
Mengapa Nabi Shallallohu ‘alaihi wasallam melarang Ali Radiyallohu ‘anhu untuk menikahi wanita lain setelah menikahi anaknya beliau Shallallohu ‘alaihi wasallam (Fatimah, Pent). Apakah ucapan Nabi Shallallohu ‘alaihi wasallam “Sesungguhnya dia (Fatimah) adalah bagian dariku”, ini merupakan kekhususan bagi Nabi Shallallohu ‘alaihi wasallam?
Jawab:
Jawaban atas pertanyaan ini mengandung tiga sisi:
Sisi Pertama :
Bahwa Fatimah Radhiyallahu ‘anha adalah pemimpin wanita seluruh alam, berdasarkan nash Rasulullah Shallallohu ‘alaihi wasallam [1] dan berdasarkan ijma’ para ulama yang ucapannya diakui. Maka seorang wanita yang demikian kedudukannya sepantasnya untuk tidak dimadu, dan suaminya tidak menikahi yang lainnya tatkala dia masih hidup karena kedudukan ini yaitu sebagai seorang pemimpin wanita seluruh alam. Read the rest of this entry »
posted in Fatwa Ulama, Munakahat & Keluarga |
10 Muharram 1431 H
Oleh Asy Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiri Hafidzahulloh
Diterjemahkan : Al-Ustadz Abu Karimah Askari Hafidzahulloh
Ada sebagian orang baik dari kalangan laki-laki maupun wanita yang membenci poligami, dalam keadaan sebagian mereka diketahui belum menikah.Apakah ini termasuk membenci sesuatuyang datang dari Nabi Shallallohu ‘alaihi wasallam ?
Jawab:
Pertama : Bahwa pemikiran yang dimiliki oleh orang yang anda sebutkan dari kaum laki-laki maupun wanita tersebut memiliki beberapa sebab, diantaranya :
v Kurangnya pengetahuan dia tentang agama Allah. Barangsiapa yang mendalami agama Alla Subhaanahu wata’aala, maka tentu dia tidak akan membenci syi’ar ini. Dia mengetahui bahwa ini termasuk agama Allah Subhaanahu wata’aala. Adapaun apakah dia mengamalkan atau tidak mengamalkannya, ini perkara lain. Namun hendaknya dia tidak membencinya, bahkan seharusnya dia meyakini bahwa hal itu merupakan kebaikan untuk Islam dan kaum muslimin. Adapun jika dia tidak senang berpoligami, maka ini perkara lain. Read the rest of this entry »
posted in Fatwa Ulama |
09 Muharram 1431 H
Syaikh Muhammad bin Saleh Al-Utsaimin rahimahullah ditanya
Apakah boleh bagi seorang wanita menghadiri pesta pernikahan jika didalamnya terdapat sebagian perkara yang menyelisihi syari’at seperti menyetel musik dan berjoget tatkala mendengarnya, dan menyingkap aurat dalam berpakaian,apakah walinya berdosa, seperti suami dan ayahnya jika ia memberi izin kepadanya untuk menghadiri pesta ini? Apa pula hukumnya jika undangan itu datang dari kerabat yang dikhawatirkan jika tidak dipenuhi undangannya maka dia akan memutuskan tali silaturrahmi? Berilah kami fatwa semoga engkau diberi pahala , semoga Allah membalas kebaikanmu? Read the rest of this entry »
posted in Fatwa Ulama, Munakahat & Keluarga |
08 Muharram 1431 H
Soal 1: Wahai Syaikh kami – semoga Allah menjagamu -, berkata penanya: Apa hukum berpoligami di dalam Islam ?
Jawab:
Segala puji milik Allah Rabb Sekalian Alam, Shalawat dan Salam atas Nabi kita Muhammad, keluarga, dan seluruh sahabatnya.
Amma Ba’du :
Sesungguhnya termasuk yang wajib bagi seorang muslim dan muslimah adalah tunduk kepada hukum Allah Subhaanahu wata’aala dan hukum Rasul-Nya Shallallohu ‘alaihi wasallam. Allah Subhaanahu wata’aala berfirman :
وَمَا آَتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَاب
Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.” (Q.S. Al-Hasyr : 7) : Read the rest of this entry »
posted in Membantah Feminis, Munakahat & Keluarga |
06 Muharram 1431 H
Oleh: Syaikh Salim Al ‘Ajmiy hafizhohullaah
Dan salah satu musibah yang merisaukan, sumber kebinasaan yang menghancurkan, yang membuat hati ini meleleh karena sedih dan pedih: perbuatan sebagian orang yang memasukkan “satelite” ke dalam rumahnya. Secara sadar atau tidak sadar, ia telah mengajak keluarganya kepada keburukan, penyimpangan, mengenal hal-hal yang menyebabkan kecurigaan, menghidupkan perbuatan-perbuatan rendah, dan membunuh perilaku-perilaku luhur.
Engkau dapatkan di dalam rumah itu seorang gadis yang belum menikah, atau mungkin yang sudah telat menikah, atau seorang gadis belia yang masih belum tahu apa-apa soal dunia, lalu orang tadi menanamkan alat ini di rumahnya, maka “satelite” ini pun menjadikan naluri itu menyala-nyala, membuat perasaan itu berkobar-kobar, dan memudahkan siapapun untuk terjerembab dalam kesalahan. Akibat tayangan-tayangan yang membangkitkan syahwat dan film-film yang menggoda hasrat. Kalau gadis itu tidak menemukan jalan untuk memenuhi hasratnya secara halal, maka ia akan berusaha mencari hal-hal yang haram, yang diajarkan oleh “satelite” ini tentang bagaimana mendapatkannya dengan cara yang mudah. Read the rest of this entry »
posted in Untaian Nasehat |
29 Dhul-Hijjah 1430 H
Oleh: Syaikh Salim al ‘Ajmiy hafizhohullaah.
Segala puji bagi Allah di bumi dan langit-Nya. Pengabul doa orang yang berdo’a dengan nama-nama-Nya. Yang hanya Dia yang memiliki kemampuan penakluk. Dan hanya Dia yang memiliki kekuatan tak terkalahkan. Dialah Allah yang tiada sembahan yang haq selain-Nya. Baginya segala puji di dunia dan di akhirat.
Dia telah memberi hamba-hamba-Nya petunjuk, dengan keimanan, kepada jalan kebenaran. Dan memberi mereka tawfiq kepada bekal paling bermanfaat di akhirat. Hanya Dialah yang mengetahui yang ghaib. Sehingga Dia mengetahui yang disimpan ataupun diungkapkan oleh setiap hamba-Nya. Bertasbih kepada-Nya segala sesuatu di langit dan bumi dan begitu juga burung-burung yang mengembangkan sayapnya. Dia Maha Tahu sholat dan tasbih mereka semua.
Semoga sholawat dan salam senantiasa Allah limpahkan kepada orang yang telah Ia angkat dengan pilihan-Nya ke tempatnya yang tinggi. Dan yang telah Ia utus kepada seluruh manusia dengan agama yang lurus dan hanif. Dan yang telah ia jadikan sebagai manusia paling mulia di antara orang-orang yang terdahulu dan yang akan datang. Dan telah Ia kirimkan dengan petunjuk dan agama kebenaran untuk Ia jayakan agama itu di atas agama-agama lain, walaupun orang-orang musyrik membencinya.
Amma ba’du.
Sesungguhnya Allah subhaanahu wa ta’aalaa dengan ketinggian hikmah-Nya dan kesempurnaan nikmat-Nya, telah memuliakan agama Islam dan mensucikannya dari kotoran. Dan telah menjadikan penganutnya sebagai umat terbaik untuk seluruh manusia. Serta telah menjadikan para wali-Nya sebagai sebaik-baik dan sedekat-dekatnya hamba. Mereka memelihara batasan-batasan-Nya dan bersabar. Mereka menyeru manusia kepada-Nya dan memberi peringatan. Dan mereka itu takut kepada Tuhan yang ada di atas mereka serta mengerjakan apa yang diperintahkan. Dengan ayat-ayat Tuhan mereka beriman. Kepada keridhoan-Nya mereka bergegas. Dan terhadap orang-orang yang keluar dari agama-Nya mereka berjihad. Serta kepada para hamba-Nya mereka bersungguh-sungguh untuk bersikap tulus. Dan di atas ketaatan kepada-Nya mereka bersabar. Kepada Tuhan mereka bertawakkal. Dengan akhirat mereka beriman. Mereka itulah yang berada di atas petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang beruntung. Read the rest of this entry »
posted in Untaian Nasehat |
28 Dhul-Hijjah 1430 H
Hadirilah, insya Allah
Muhadharah Ilmiah
bersama Al Ustadz Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi
dengan tema:
“ARTI SEBUAH KEHIDUPAN”
bertempat di:
Masjid Al-Fitroh Terban, Yogyakarta
Pada hari Kamis, 30 Dzulhijjah 1430 H / 17 Desember 2009
Pukul 18.30 WIB (Ba’da Maghrib) – Selesai
Khusus Putra
Kontak Person: 081227023363 (Abdul Lathif), 081392442287 (Abu Bakrah)
Diselenggarakan oleh Takmir Masjid Al-Fithroh Terban Yogyakarta
Read the rest of this entry »
posted in Info & Pengumuman |