<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Milis Akhwat</title>
	<atom:link href="http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah</link>
	<description>Menggapai Kemuliaan Muslimah dengan Bimbingan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Jul 2010 07:20:27 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: ummu muthmainnah</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/comment-page-14/#comment-6499</link>
		<dc:creator>ummu muthmainnah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jul 2010 14:50:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/#comment-6499</guid>
		<description>subhanalloh...ana cemburu pada ukhti,cemburu akan perjuangnan ukhti dalam menjalankan sunnah rosulullhoh dalam berhijab.ana alhamdulillah jg baru mengenal manhaj salaf,itupun byk mengambil ilmu dr situs2 salafy yg ada.tapi sampai saat ini ana belum bisa memakai hijab yg sempurna...n ana pun bekerja di sebuah rumah sakit swasta yg ikhtilat nya masih ada...belum ada teman yg bisa menguatkan ana
semoga ana pun bisa memperjuangkannya...
barakallohu fik</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>subhanalloh&#8230;ana cemburu pada ukhti,cemburu akan perjuangnan ukhti dalam menjalankan sunnah rosulullhoh dalam berhijab.ana alhamdulillah jg baru mengenal manhaj salaf,itupun byk mengambil ilmu dr situs2 salafy yg ada.tapi sampai saat ini ana belum bisa memakai hijab yg sempurna&#8230;n ana pun bekerja di sebuah rumah sakit swasta yg ikhtilat nya masih ada&#8230;belum ada teman yg bisa menguatkan ana<br />
semoga ana pun bisa memperjuangkannya&#8230;<br />
barakallohu fik</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ummu Ahmad</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/comment-page-14/#comment-6496</link>
		<dc:creator>Ummu Ahmad</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jul 2010 03:11:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/#comment-6496</guid>
		<description>Bismillaah...
Assalamu&#039;alaykum Warohmatullaahi Wabarokaatuh..
Ukhty fiyllaah Rohimany wa Rohimakumullaah...
Al-&#039;Afwu minkum, disini ana ingin sedikit memberikan pengalaman ana. Semoga dapat dijadikan ghirroh wa &#039;ibroh bagi kita semua...

Keluarga ana adalah penganut kejawen. Aby seorang &#039;dukun putih&#039; yang cukup terkenal didaerah sini. ana mengenal salaf sejak ana duduk di kelas 2 MA. Sebelumnya ana pernah terjun di hizbi sewaktu MTs kelas 3 dan sururi sewaktu duduk dikelas 1 MA. Orang tua belum meu menerima perubahan ana. Sampai ketika lulus MA, ana minta ijin orang tua untuk mondok, ana belum di izinkan. akhirnya dengan berbagai pertimbangan, ana kuliah si luar kota. ana berfikir, daripada ana dirumah yang penuh dengan kesyirikan, ana lebih baik kuliah. selama kuliah, walhamdulillah ana dapat seatap (kost)dengan akhwat salafi yang lainnya. akhirnyapun kami dapat saling belajar bersama, memberi nasehat dan saling menguatkan satu sama lainnya. lama kelamaan, ana memberanikan diri untuk berhijab dikampus tanpa sepengetahuan orang tua dirumah. nah, setelah libur ramadhan, ana pun memberanikan diri untuk berhijab didepan keluarga. reaksi pertama hanyalah tangisan dari Ummy wa Ukhty disertai luapan marah dari Aby, namun, sungguh, Allaah pasti akan memberikan pertolongan-Nya bagi hamba-nya yang menolong agama-Nya. Walillahilhamd, orang tua akhirnya mau menerina ana bercadar walau masih setengah hati. Proses izin ke ortu untuk keluar kuliahpun sudah ana utarakan 3 kali dengan cara yang berbeda-beda. pertama lewat telfon sewaktu di kos, kedua berbicara langsung sewaktu ada kesempatan liburan dirumah, dan ketiga lewat risalah. cara pertama dan kedua hanya mendapatkan tangisan dan luapan marah dari orang tua. namun keteguhan diri ingin  keluar dan saran dari seorang ummahat, cara ketiga ana lakukan.walhamdulillaah nashrullah akhirnya turun, orang tua dengan lapang dada mengizinkan ana untuk keluar kuliah. Proses ini tidak berjalan sehari dua hari atau sepekan dua pekan. ana melakukannya selama satu tahun. (ana kuliah selama 3 semester). akhirnya anapun pulang kerumah dahulu. 

Namun, diyn ana dirumah terancam. ana sempat dipaksa minum air yang berisi jampi2 oleh Aby. akhirnya ana kabur dari rumah dan ta&#039;awun disebuah ma&#039;had tahfizh. selama 4 bulan ana hidup mandiri tanpa uang pemberian dari orang tua. yang ana bisa lakukan adalah menguatkan diri ana dengan ilmu. untuk bisa menguatkan dan mengokohkan diri dari syubhat orang tua. karna orang tua tetap memaksa ana untuk pulang, padahal diyn wa diri ana terancam dirumah. sempat orang tua menyihir ana sampai ana dirukyah oleh salah seorang Ustadz dan beberapa ikhwah. walhamdulillah teman2 ana selalu membantu dan menguatkan ana. akhirnya ana sembuh... sambil terus mencoba menjalin komunikasi dengan keluarga dan senantia berdoa kepada Allaah dan dengan berjalannya waktu, pelan tapi pasti akhirnya orang tuapun mau menerima ana lagi tanpa memaksa keinginan mereka kepada ana. orang tua tidak lagi menyihir ana ataupun yang memudhorotkan ana.

Walhamdulillah sekarang orang tua mengijinkan ana untuk belajar disebuah ma&#039;had dan sekarang ana sedang liburan dirumah.

semoga pengalaman ana diatas menjadi semangat bagi akhwat2 sekalian, betapa kita hidup diatas sunnah seperti menggenggam bara api. tergantung kita, apakah kita akan melepasnya begitu saja atau bersabar dan senantiasa ingat akan janji-janji Allaah? sunngguh, Allaah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya. Ingatlah....yang menuntun kita adalah &#039;azzam kita, tawakkal kita kepada Allaah.... kuatkanlah &#039;azzam kita dan kemudian bertawakkallah dan serahkan masalah kita utuh seluruhnya kepada Allaah... biarlah Allaah yang mengatur dan membimbing hidup kita.... 

Semangatlah Ukhty.... Ingatlah, setiap resiko yang kita ambil yang didasari ilmu wa niat lillaah pasti ada barokah &#039;azhimah disana... tetaplah minta nasehat ahlul &#039;ilmi... dan mintalah pertolongan Allaah... Wallaahul musta&#039;an... janganlah merasa aman dan nyaman di kampus2... walau kau berada di wisma akhwat salafiyyah...  berHIMMAHlah engkau dapat duduk bermajlis disebuah ma&#039;had dan belajar dengan pala &#039;Ulama... Wallaahul muwaffiq...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillaah&#8230;<br />
Assalamu&#8217;alaykum Warohmatullaahi Wabarokaatuh..<br />
Ukhty fiyllaah Rohimany wa Rohimakumullaah&#8230;<br />
Al-&#8217;Afwu minkum, disini ana ingin sedikit memberikan pengalaman ana. Semoga dapat dijadikan ghirroh wa &#8216;ibroh bagi kita semua&#8230;</p>
<p>Keluarga ana adalah penganut kejawen. Aby seorang &#8216;dukun putih&#8217; yang cukup terkenal didaerah sini. ana mengenal salaf sejak ana duduk di kelas 2 MA. Sebelumnya ana pernah terjun di hizbi sewaktu MTs kelas 3 dan sururi sewaktu duduk dikelas 1 MA. Orang tua belum meu menerima perubahan ana. Sampai ketika lulus MA, ana minta ijin orang tua untuk mondok, ana belum di izinkan. akhirnya dengan berbagai pertimbangan, ana kuliah si luar kota. ana berfikir, daripada ana dirumah yang penuh dengan kesyirikan, ana lebih baik kuliah. selama kuliah, walhamdulillah ana dapat seatap (kost)dengan akhwat salafi yang lainnya. akhirnyapun kami dapat saling belajar bersama, memberi nasehat dan saling menguatkan satu sama lainnya. lama kelamaan, ana memberanikan diri untuk berhijab dikampus tanpa sepengetahuan orang tua dirumah. nah, setelah libur ramadhan, ana pun memberanikan diri untuk berhijab didepan keluarga. reaksi pertama hanyalah tangisan dari Ummy wa Ukhty disertai luapan marah dari Aby, namun, sungguh, Allaah pasti akan memberikan pertolongan-Nya bagi hamba-nya yang menolong agama-Nya. Walillahilhamd, orang tua akhirnya mau menerina ana bercadar walau masih setengah hati. Proses izin ke ortu untuk keluar kuliahpun sudah ana utarakan 3 kali dengan cara yang berbeda-beda. pertama lewat telfon sewaktu di kos, kedua berbicara langsung sewaktu ada kesempatan liburan dirumah, dan ketiga lewat risalah. cara pertama dan kedua hanya mendapatkan tangisan dan luapan marah dari orang tua. namun keteguhan diri ingin  keluar dan saran dari seorang ummahat, cara ketiga ana lakukan.walhamdulillaah nashrullah akhirnya turun, orang tua dengan lapang dada mengizinkan ana untuk keluar kuliah. Proses ini tidak berjalan sehari dua hari atau sepekan dua pekan. ana melakukannya selama satu tahun. (ana kuliah selama 3 semester). akhirnya anapun pulang kerumah dahulu. </p>
<p>Namun, diyn ana dirumah terancam. ana sempat dipaksa minum air yang berisi jampi2 oleh Aby. akhirnya ana kabur dari rumah dan ta&#8217;awun disebuah ma&#8217;had tahfizh. selama 4 bulan ana hidup mandiri tanpa uang pemberian dari orang tua. yang ana bisa lakukan adalah menguatkan diri ana dengan ilmu. untuk bisa menguatkan dan mengokohkan diri dari syubhat orang tua. karna orang tua tetap memaksa ana untuk pulang, padahal diyn wa diri ana terancam dirumah. sempat orang tua menyihir ana sampai ana dirukyah oleh salah seorang Ustadz dan beberapa ikhwah. walhamdulillah teman2 ana selalu membantu dan menguatkan ana. akhirnya ana sembuh&#8230; sambil terus mencoba menjalin komunikasi dengan keluarga dan senantia berdoa kepada Allaah dan dengan berjalannya waktu, pelan tapi pasti akhirnya orang tuapun mau menerima ana lagi tanpa memaksa keinginan mereka kepada ana. orang tua tidak lagi menyihir ana ataupun yang memudhorotkan ana.</p>
<p>Walhamdulillah sekarang orang tua mengijinkan ana untuk belajar disebuah ma&#8217;had dan sekarang ana sedang liburan dirumah.</p>
<p>semoga pengalaman ana diatas menjadi semangat bagi akhwat2 sekalian, betapa kita hidup diatas sunnah seperti menggenggam bara api. tergantung kita, apakah kita akan melepasnya begitu saja atau bersabar dan senantiasa ingat akan janji-janji Allaah? sunngguh, Allaah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya. Ingatlah&#8230;.yang menuntun kita adalah &#8216;azzam kita, tawakkal kita kepada Allaah&#8230;. kuatkanlah &#8216;azzam kita dan kemudian bertawakkallah dan serahkan masalah kita utuh seluruhnya kepada Allaah&#8230; biarlah Allaah yang mengatur dan membimbing hidup kita&#8230;. </p>
<p>Semangatlah Ukhty&#8230;. Ingatlah, setiap resiko yang kita ambil yang didasari ilmu wa niat lillaah pasti ada barokah &#8216;azhimah disana&#8230; tetaplah minta nasehat ahlul &#8216;ilmi&#8230; dan mintalah pertolongan Allaah&#8230; Wallaahul musta&#8217;an&#8230; janganlah merasa aman dan nyaman di kampus2&#8230; walau kau berada di wisma akhwat salafiyyah&#8230;  berHIMMAHlah engkau dapat duduk bermajlis disebuah ma&#8217;had dan belajar dengan pala &#8216;Ulama&#8230; Wallaahul muwaffiq&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: admin</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/comment-page-14/#comment-6403</link>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2010 23:13:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/#comment-6403</guid>
		<description>wa&#039;alaykumussalaam warahmatullahi wabarakatuh
afwan milis hanya utk akhwat/muslimah</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>wa&#8217;alaykumussalaam warahmatullahi wabarakatuh<br />
afwan milis hanya utk akhwat/muslimah</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: sulis</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/comment-page-13/#comment-6387</link>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Jun 2010 04:44:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/#comment-6387</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaykum warohmatulloh wabarokatu

maaf, saya mau tanya. td saya kan udah daftar mnjadi anggota dr milis ini.
lalu selanjutnya apa??
harap maklum saya ni gaptek ..
mudah2an milis ni bisa brmanfaat tuk diri saya pribadi jg para ukhty fillah lainnya.
barakallohufiyk</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaykum warohmatulloh wabarokatu</p>
<p>maaf, saya mau tanya. td saya kan udah daftar mnjadi anggota dr milis ini.<br />
lalu selanjutnya apa??<br />
harap maklum saya ni gaptek ..<br />
mudah2an milis ni bisa brmanfaat tuk diri saya pribadi jg para ukhty fillah lainnya.<br />
barakallohufiyk</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ummu Syafiq</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/comment-page-13/#comment-6373</link>
		<dc:creator>Ummu Syafiq</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 14:18:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/#comment-6373</guid>
		<description>bismillah...ana pengen tanya tentang bolehkah imunisasi pada bayi??karena ana baca diartikel2 seputar vaksin berbahaya bagi tubuh anak dan ustadz ana juga pernah mengatakan bahwa imunisasi itu haram dan berbahaya.tapi ana baca di majalah asy syariah vol.v/no58/1431 H/2010 hal 59 diperbolehkan menurut ulama Asy-Syaikh Ibnu Baz.ana masih bingung ni..jazakillahu khairan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bismillah&#8230;ana pengen tanya tentang bolehkah imunisasi pada bayi??karena ana baca diartikel2 seputar vaksin berbahaya bagi tubuh anak dan ustadz ana juga pernah mengatakan bahwa imunisasi itu haram dan berbahaya.tapi ana baca di majalah asy syariah vol.v/no58/1431 H/2010 hal 59 diperbolehkan menurut ulama Asy-Syaikh Ibnu Baz.ana masih bingung ni..jazakillahu khairan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Anty</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/comment-page-13/#comment-6372</link>
		<dc:creator>Anty</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 04:55:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/#comment-6372</guid>
		<description>Assalamualaykum warohmatullah wabarakatuhu,

Ana seneng ada millis ini, ana ingin tau lebih dalam ttg manhaj salaf..mohon share info dan ilmunya..jazakallah khairan..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaykum warohmatullah wabarakatuhu,</p>
<p>Ana seneng ada millis ini, ana ingin tau lebih dalam ttg manhaj salaf..mohon share info dan ilmunya..jazakallah khairan..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu_khubayb</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/comment-page-13/#comment-6354</link>
		<dc:creator>ummu_khubayb</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 02:10:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/#comment-6354</guid>
		<description>para saudari yang dimuliakan Allah yang maha mulia,ada yang bisa memberikan penjelasan yang jelas tentang &quot;RUMAH SUAMI&quot;itu yang mana sih?.Apakah rumah mertua itu juga dihitung rumah suami yang dimaksudkan sehingga sebagai seorang istri, kewajiban yang ana tanggung sama ketika berada di rumah mertua(pihak lelaki).Dalam hal ini, terjadi kebingungan manakala  suami dan ana yang sedang dalam keadaan hamil diminta untuk tinggal di tempat mertua dan agar melahirkan di daerah sekitar tempat tinggal mereka.Di satu sisi fitnah dunia di rumah tersebut lumayan mengerikan,bagaimana tidak!coba bayangkan rumah tersebut berada di komplek yang antara tetangganya sangat jarang bertemu karena begitu sibuknya,ditambah lagi di rumah tersebut terpajang lukisan pemandangan dan kuda2  yang bingkainya sebesar meja, belum lagi photo2 manusia yang bingkainya sebesar atau bahkan lebih besar dari meja belajar santri dan photo2 ukuran lebih kecil lainnya .lahaula wa laquwwata illa billah.dan ditambah lagi barang yang baru mereka bawa dari perjalanan mereka ke negeri kafir!.&quot;LONCENG&quot;.MANTAP KAN!.tentang gambar, jauh sebelumnya suami ana sudah memberitahukan mereka dan beberapa waktu yang lalu giliran ana juga alhamdulillah  dapat bagian dalam menyampaikan tentang masalah gambar tersebut. Dan&quot;ANY BODY KNOW?&quot;.ADA YANG TAHU G?.reaksinyaaaaaaaaaa!.Sungguh Kesombongan itu adalah benar2 suatu sifat yang benar2 diharamkan oleh Allah yang maha Besar terhadap hambaNya.Tapi saudari2ku karena Allah .Lidah ini ingin mengucap&quot;MASHAALLAH! BETAPA TEGUHNYA PENDIRIAN MANUSIA yang satu  INI!.APA MEREKA TIDAK PERNAH MEMIKIRKAN AKHIRAT?.saudariku2 yang dimuliakan Allah,&quot;Apakah salah jika ana sebagai seorang  akhwat salafy ingin agar anak-anak ana nantinya lahir ke dunia ini di tempat  yang baik dan tinggal di rumah yang dimasuki oleh para malaikat yang dimuliakan oleh Allah yang maha Agung,sementara malaikat rahmat tidak akan mau masuk ke dalam rumah yang ada patung , gambar makhluk bernyawa, dan loncengnya,dan tidak diragukan lagi  para malaikat itu adalah hamba Allah yang sangat taat terhadap Tuhannya. Walaupun rumah yang kami sewa itu jauh berbeda dengan rumah mertua yang  lumayan lengkap dengan kemewahannya&quot;SUNGGUH RUMAH TEMPAT TINGGAL YANG SEBENARNYA ITU ADALAH DI AKHIRAT NANTI&quot;. Tapi, di sisi lain,berbuat baik kepada orang tua merupakan suatu perbuat yang juga tidak bisa di remehkan pahalanya.Mereka  sudah tinggal berdua, sementara anak2 yang lain berada sangat jauh.Tapi,mereka masih sehat.Bagaimana tidak!inshaallah mereka berencana jalan2 ke tempat jauh lagi.Jadi, ana merasa untuk saat ini kami belum dibutuhkan untuk merawat mereka.wallahu a&#039;lam.dan rumah sewa kami juga tidak jauh dari rumah mereka cuma sekitar 1/2 jam Lho!.Semoga allah yang maha pengampun mengampuni 
hamba.Hanya Allah yang maha tahu yang tahu apa yang akan terjadi esok hari, sebagai seorang yang beriman kepadaNya ana berdoa semoga Ia menunjuki ana dan kita ke jalan yang terbaik.Ana berharap dapat kembali ke rumah yang mana pada rumah itu, ana dapat menjalankan perintah Allah dengan baik dan ana bisa atau memiliki kuasa untuk mengatur barang2 yang boleh masuk ke dalam rumah sehingga rumah tersebut menjadi rumah yang dimasuki oleh para malaikat. Dan juga tetap ingin dapat berbuat baik terhadap orang tua.Amin</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>para saudari yang dimuliakan Allah yang maha mulia,ada yang bisa memberikan penjelasan yang jelas tentang &#8220;RUMAH SUAMI&#8221;itu yang mana sih?.Apakah rumah mertua itu juga dihitung rumah suami yang dimaksudkan sehingga sebagai seorang istri, kewajiban yang ana tanggung sama ketika berada di rumah mertua(pihak lelaki).Dalam hal ini, terjadi kebingungan manakala  suami dan ana yang sedang dalam keadaan hamil diminta untuk tinggal di tempat mertua dan agar melahirkan di daerah sekitar tempat tinggal mereka.Di satu sisi fitnah dunia di rumah tersebut lumayan mengerikan,bagaimana tidak!coba bayangkan rumah tersebut berada di komplek yang antara tetangganya sangat jarang bertemu karena begitu sibuknya,ditambah lagi di rumah tersebut terpajang lukisan pemandangan dan kuda2  yang bingkainya sebesar meja, belum lagi photo2 manusia yang bingkainya sebesar atau bahkan lebih besar dari meja belajar santri dan photo2 ukuran lebih kecil lainnya .lahaula wa laquwwata illa billah.dan ditambah lagi barang yang baru mereka bawa dari perjalanan mereka ke negeri kafir!.&#8221;LONCENG&#8221;.MANTAP KAN!.tentang gambar, jauh sebelumnya suami ana sudah memberitahukan mereka dan beberapa waktu yang lalu giliran ana juga alhamdulillah  dapat bagian dalam menyampaikan tentang masalah gambar tersebut. Dan&#8221;ANY BODY KNOW?&#8221;.ADA YANG TAHU G?.reaksinyaaaaaaaaaa!.Sungguh Kesombongan itu adalah benar2 suatu sifat yang benar2 diharamkan oleh Allah yang maha Besar terhadap hambaNya.Tapi saudari2ku karena Allah .Lidah ini ingin mengucap&#8221;MASHAALLAH! BETAPA TEGUHNYA PENDIRIAN MANUSIA yang satu  INI!.APA MEREKA TIDAK PERNAH MEMIKIRKAN AKHIRAT?.saudariku2 yang dimuliakan Allah,&#8221;Apakah salah jika ana sebagai seorang  akhwat salafy ingin agar anak-anak ana nantinya lahir ke dunia ini di tempat  yang baik dan tinggal di rumah yang dimasuki oleh para malaikat yang dimuliakan oleh Allah yang maha Agung,sementara malaikat rahmat tidak akan mau masuk ke dalam rumah yang ada patung , gambar makhluk bernyawa, dan loncengnya,dan tidak diragukan lagi  para malaikat itu adalah hamba Allah yang sangat taat terhadap Tuhannya. Walaupun rumah yang kami sewa itu jauh berbeda dengan rumah mertua yang  lumayan lengkap dengan kemewahannya&#8221;SUNGGUH RUMAH TEMPAT TINGGAL YANG SEBENARNYA ITU ADALAH DI AKHIRAT NANTI&#8221;. Tapi, di sisi lain,berbuat baik kepada orang tua merupakan suatu perbuat yang juga tidak bisa di remehkan pahalanya.Mereka  sudah tinggal berdua, sementara anak2 yang lain berada sangat jauh.Tapi,mereka masih sehat.Bagaimana tidak!inshaallah mereka berencana jalan2 ke tempat jauh lagi.Jadi, ana merasa untuk saat ini kami belum dibutuhkan untuk merawat mereka.wallahu a&#8217;lam.dan rumah sewa kami juga tidak jauh dari rumah mereka cuma sekitar 1/2 jam Lho!.Semoga allah yang maha pengampun mengampuni<br />
hamba.Hanya Allah yang maha tahu yang tahu apa yang akan terjadi esok hari, sebagai seorang yang beriman kepadaNya ana berdoa semoga Ia menunjuki ana dan kita ke jalan yang terbaik.Ana berharap dapat kembali ke rumah yang mana pada rumah itu, ana dapat menjalankan perintah Allah dengan baik dan ana bisa atau memiliki kuasa untuk mengatur barang2 yang boleh masuk ke dalam rumah sehingga rumah tersebut menjadi rumah yang dimasuki oleh para malaikat. Dan juga tetap ingin dapat berbuat baik terhadap orang tua.Amin</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu_khubayb</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/comment-page-13/#comment-6353</link>
		<dc:creator>ummu_khubayb</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 01:04:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/#comment-6353</guid>
		<description>assalamualaikum, ana mau tahu apa ada yang bisa memberikan nasehat dalam menyikapi orang yang mengakui bahwa &quot;kalau terlalu memikirkan atau ekstrim terhadap agama nanti jadi stress, ini g boleh itu g boleh&quot;.sejak mendapat jawaban2 yang salah satunya seperti yang ana tulis ini,ana jadi mengambil sikap menjaga jarak dengan orang tersebut dan mendiamkannya karena kalimat dan perbuatannya terhadap apa yang kita sampaikan menunjukkan bahwa dia itu orang yang&quot;AKU TAHU TAPI AKU G MAU&quot;.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamualaikum, ana mau tahu apa ada yang bisa memberikan nasehat dalam menyikapi orang yang mengakui bahwa &#8220;kalau terlalu memikirkan atau ekstrim terhadap agama nanti jadi stress, ini g boleh itu g boleh&#8221;.sejak mendapat jawaban2 yang salah satunya seperti yang ana tulis ini,ana jadi mengambil sikap menjaga jarak dengan orang tersebut dan mendiamkannya karena kalimat dan perbuatannya terhadap apa yang kita sampaikan menunjukkan bahwa dia itu orang yang&#8221;AKU TAHU TAPI AKU G MAU&#8221;.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Omm Eesa</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/comment-page-13/#comment-6335</link>
		<dc:creator>Omm Eesa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 24 May 2010 17:59:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/#comment-6335</guid>
		<description>Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu,
Ana dengar akan ada konfrensi salafy di indonesia bulan Juli ada beberapa syeikh yg akan datang apa benar beritanya? apabila benar mohon info jelasnya dikota mana dan kapan diadakannya? BarakaAllahufikun wa jazaakillahu khairan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhu,<br />
Ana dengar akan ada konfrensi salafy di indonesia bulan Juli ada beberapa syeikh yg akan datang apa benar beritanya? apabila benar mohon info jelasnya dikota mana dan kapan diadakannya? BarakaAllahufikun wa jazaakillahu khairan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu muthmainnah</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/comment-page-13/#comment-6318</link>
		<dc:creator>ummu muthmainnah</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 03:16:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/milis-akhwat/#comment-6318</guid>
		<description>Bismillah..Assalamu&#039;alikum wr.wb
Salam kenal,ana baru tau ada milis khusus untuk akhwat,ana senang banget,moga apa permasalahan yang ana hadapi masalah agama ana temukan disini.
Ana sudah 2tahun mangenal manhaj salaf,tapi ilmu ana masih minim,mohon bimbingannya
Ana mo nanya,ana seorang akhwat bekerja di rumah sakit swasta di daerah ana,ana sudah sering membaca artikel tentang pentingnya wanita untuk tetap berada dirumah,apalagi setiap memahami firman Alloh swt dlm surat al ahzab ayat 33,hati ana selalu merasa sedih,niat hati ingin tetap berada di rumah,tapi keluarga ana susah untuk menerima,apakah ana berdosa sudah mengetahui larangannya tapi tetap malakukannya??
Mohon penjelasannya,agar hati ana lebih tenang
Syukron...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah..Assalamu&#8217;alikum wr.wb<br />
Salam kenal,ana baru tau ada milis khusus untuk akhwat,ana senang banget,moga apa permasalahan yang ana hadapi masalah agama ana temukan disini.<br />
Ana sudah 2tahun mangenal manhaj salaf,tapi ilmu ana masih minim,mohon bimbingannya<br />
Ana mo nanya,ana seorang akhwat bekerja di rumah sakit swasta di daerah ana,ana sudah sering membaca artikel tentang pentingnya wanita untuk tetap berada dirumah,apalagi setiap memahami firman Alloh swt dlm surat al ahzab ayat 33,hati ana selalu merasa sedih,niat hati ingin tetap berada di rumah,tapi keluarga ana susah untuk menerima,apakah ana berdosa sudah mengetahui larangannya tapi tetap malakukannya??<br />
Mohon penjelasannya,agar hati ana lebih tenang<br />
Syukron&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
