<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tidak Ada Pacaran Islami!</title>
	<atom:link href="http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fatwa-ulama/tidak-ada-pacaran-islami/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fatwa-ulama/tidak-ada-pacaran-islami/</link>
	<description>Menggapai Kemuliaan Muslimah dengan Bimbingan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 14:48:04 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: Ratna bi'ah</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fatwa-ulama/tidak-ada-pacaran-islami/comment-page-1/#comment-4351</link>
		<dc:creator>Ratna bi'ah</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 08:55:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/2008/05/05/tidak-ada-pacaran-islami/#comment-4351</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaikum ...
saya setuju untuk tidak ada pacaran secara islami. menurut saya sama saja zinah kecil-kecilan. mulai dari memirkirkan, melihat, saling berpandang,(itu yang saya tau dari dkm sma saya) lebih baik tidak usah. dan lebih indah jika sahabatan atau kekeluargaan. anggap saja orang yang kita suka adalah keluarga yang jauh. tapi tetap manjaga iman. saya pun sempat hampir terjerumus dalam pacaran. karena saya yang baru duduk di bangku sma di kab.bandung sedang mencari jati diri. Entah apa yang ada di fikiran saya, saya menyatakan pada seorang ikhwan, alhamdulillah ia menanggapi saya dengan cerita&quot; yang melarang untuk berpacaran. Ini saya simpulkan sebagai hidayah dari Allah, sebagai peringatan dah pertolongan dariNya agar saya tidak terus menambah dosa.
Satu yang ingin saya tanyakan, Apakah saat saya memikikan ikhwan itu, saya tetep zinah?

terimakasih atas jawabannya.
wassalamu&#039;alaikum</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaikum &#8230;<br />
saya setuju untuk tidak ada pacaran secara islami. menurut saya sama saja zinah kecil-kecilan. mulai dari memirkirkan, melihat, saling berpandang,(itu yang saya tau dari dkm sma saya) lebih baik tidak usah. dan lebih indah jika sahabatan atau kekeluargaan. anggap saja orang yang kita suka adalah keluarga yang jauh. tapi tetap manjaga iman. saya pun sempat hampir terjerumus dalam pacaran. karena saya yang baru duduk di bangku sma di kab.bandung sedang mencari jati diri. Entah apa yang ada di fikiran saya, saya menyatakan pada seorang ikhwan, alhamdulillah ia menanggapi saya dengan cerita&#8221; yang melarang untuk berpacaran. Ini saya simpulkan sebagai hidayah dari Allah, sebagai peringatan dah pertolongan dariNya agar saya tidak terus menambah dosa.<br />
Satu yang ingin saya tanyakan, Apakah saat saya memikikan ikhwan itu, saya tetep zinah?</p>
<p>terimakasih atas jawabannya.<br />
wassalamu&#8217;alaikum</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

