<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Istri Saya Tidak Mau Memakai Niqab</title>
	<atom:link href="http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fatwa-ulama/istri-saya-tidak-mau-memakai-niqab/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fatwa-ulama/istri-saya-tidak-mau-memakai-niqab/</link>
	<description>Menggapai Kemuliaan Muslimah dengan Bimbingan Salaful Ummah</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Feb 2012 14:48:04 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
	<item>
		<title>By: debbie</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fatwa-ulama/istri-saya-tidak-mau-memakai-niqab/comment-page-1/#comment-6347</link>
		<dc:creator>debbie</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 06:21:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah_salafiyah/2007/11/23/istri-saya-tidak-mau-memakai-niqab/#comment-6347</guid>
		<description>Bismillah. af1, ana sbnrnya dah tahu hal itu. dulu pas kuliah ana pake niqab. setelah lulus ana jd PNS (guru) dan tidak pakai lagi. ana hrs kerja untuk keluarga. Kenyataannya bahwa yang diberi Allah pekerjaan adalah saya, suami menjaga anak ana. tapi bukan berarti ada pegang kendali, suami tetap pemimpin ana. yang jelas ana jaga pergaulan, jam mengajar full dan tidak berkesempatan di kantor ngrumpi kecuali pas istirahat aja, itupun saya isi dengan jualan jajanan murid+koperasi sekolah. ana tidak sekedar guru, tapi memimpin guru mata pelajaran ana d kabupaten ana. sering diklat/seminar yang diadakan pemerintah. kalau diluar jam kerja, ana memakai niqab kembali.kalau perkaranya seperti itu bagaimana? rasa gundah jelas besar coz perbuatan dan keinginan tidak sama.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bismillah. af1, ana sbnrnya dah tahu hal itu. dulu pas kuliah ana pake niqab. setelah lulus ana jd PNS (guru) dan tidak pakai lagi. ana hrs kerja untuk keluarga. Kenyataannya bahwa yang diberi Allah pekerjaan adalah saya, suami menjaga anak ana. tapi bukan berarti ada pegang kendali, suami tetap pemimpin ana. yang jelas ana jaga pergaulan, jam mengajar full dan tidak berkesempatan di kantor ngrumpi kecuali pas istirahat aja, itupun saya isi dengan jualan jajanan murid+koperasi sekolah. ana tidak sekedar guru, tapi memimpin guru mata pelajaran ana d kabupaten ana. sering diklat/seminar yang diadakan pemerintah. kalau diluar jam kerja, ana memakai niqab kembali.kalau perkaranya seperti itu bagaimana? rasa gundah jelas besar coz perbuatan dan keinginan tidak sama.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ummu_hanif007</title>
		<link>http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fatwa-ulama/istri-saya-tidak-mau-memakai-niqab/comment-page-1/#comment-4613</link>
		<dc:creator>ummu_hanif007</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 07:37:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://akhwat.web.id/muslimah_salafiyah/2007/11/23/istri-saya-tidak-mau-memakai-niqab/#comment-4613</guid>
		<description>Alhamdulillah, bisa menemukan site baguss, keep istiqomah!! lam ta&#039;aruf, ana Ummu Hanif di Jakarta Selatan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, bisa menemukan site baguss, keep istiqomah!! lam ta&#8217;aruf, ana Ummu Hanif di Jakarta Selatan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

