09 Rabbi al-Thanni 1430 H
Penulis: Al Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah
Banyak cara dilakukan manusia untuk meraih kebahagiaan. Sebagian mereka beranggapan bahwa kebahagiaan bisa diraih dengan banyaknya harta, kedudukan yang terpandang, dan popularitas yang pantang surut. Tak heran bila manusia berlomba-lomba mendapatkan itu semua, termasuk dengan menggunakan segala cara. Lantas apakah bila seseorang sudah menjadi kaya raya, terpandang, dan terkenal otomatis menjadi orang yang selalu bahagia? Ternyata tidak! Kalau begitu, bagaimana cara meraih kebahagiaan yang benar? Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj, Untaian Nasehat |
02 Rabbi al-Thanni 1430 H
Oleh Al Ustadz Abul Mundzir Dzul Akmal as Salafiy Lc
Al Quraanul Karim telah menyebutkan beberapa sebab terjadinya musibah, dan juga Allah Subhaanahu wa Ta`aala menyebutkan bagaimana menghilangkan musibah tersebut dari hambanya. Read the rest of this entry »
posted in Untaian Nasehat |
15 Rabbi al-Awwal 1430 H
Penulis: Ummu Ishaq Al-Atsariyyah
Tak sedikit wanita di masa ini yang telah menanggalkan rasa malunya. Dari caranya berbusana, bergaul, dan gaya hidup ‘modern’ lainnya, setidaknya memberikan gambaran fenomena dimaksud. Padahal, Islam telah menjadikan sifat malu ini sebagai sifat mulia, bahkan merupakan salah satu cabang keimanan. Read the rest of this entry »
posted in Akhlak & Adab, Muslimah, Untaian Nasehat |
12 Rabbi al-Awwal 1430 H
Penulis : Al-Ustadz Saifudin Zuhri, Lc
الْحَمْدُ لِلهِ الَّذِي خَلَقَ الْمَوْتَ وَالْحَيَاةَ لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً وَجَعَلَ لِلْوُصُوْلِ إِلَيْهِ طَرَائِقَ وَاضِحَةً وَسُبُلاً. Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj, Untaian Nasehat |
11 Rabbi al-Awwal 1430 H
Oleh: Asy Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i
Tanya:
Apakah dalam belajar kita hanya mencukupkan diri dengan mempelajari ilmu syar’i (ilmu agama), tidak belajar ilmu dunia? Read the rest of this entry »
posted in Fatwa Ulama, Untaian Nasehat |
07 Rabbi al-Awwal 1430 H
Penulis : Al-Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah
Muhasabah (introspeksi) pada jiwa ada dua macam: sebelum beramal dan setelah beramal. Muhasabah sebelum beramal yaitu hendaknya seseorang menahan diri dari keinginan dan tekadnya untuk beramal, tidak terburu-buru berbuat hingga jelas baginya bahwa jika ia mengamalkannya akan lebih baik daripada meninggalkannya. Read the rest of this entry »
posted in Untaian Nasehat |
05 Rabbi al-Awwal 1430 H
Penulis : Al-Ustadz Abu Muhammad Harist
Siapa saja yang sudah mengenal al-haq tapi tidak mengamalkannya bahkan menyelisihinya, maka dia serupa dengan Yahudi. Dan siapa saja yang menginginkan kebaikan, beribadah tetapi tanpa didasari ilmu, maka dia serupa dengan Nashara. Read the rest of this entry »
posted in Biografi & Sirah, Untaian Nasehat |