20 Dhul-Hijjah 1429 H
Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Pembatal ketujuh:
Sihir, dan termasuk dari sihir adalah ash shorf (memalingkan seseorang dari perkara yang disukainya) dan al athfu (menjadikan seseorang mencintai apa yang tidak disukai), barang siapa melakukannya atau meridhoinya, maka dia telah kafir. Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
20 Dhul-Hijjah 1429 H
Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Pembatal keenam:
Barangsiapa memperolok-olok (mengejek) sesuatu dari agama Rasul shallallahu alaihi wasallam (Islam) atau mengejek pahala Allah atau siksa-Nya, maka dia telah kafir Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
19 Dhul-Hijjah 1429 H
Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Pembatal kelima:
Barangsiapa membenci sesuatu yang dibawa Rasulullah shallallahu alaihi wasallam walaupun dia mengamalkannya, maka dia telah kafir Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
17 Dhul-Hijjah 1429 H
Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Pembatal Keempat:
Barangsiapa meyakini bahwa selain petunjuk Nabi shallallahu alaihi wasallam adalah lebih sempurna dari petunjuk beliau, atau hukum selain hukum beliau lebih baik dari hukum beliau, seperti orang yang lebih mengutamakan hukum para thaghut atas hukum beliau, maka dia telah kafir. Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
16 Dhul-Hijjah 1429 H
Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Pembatal Ketiga:
Barangsiapa tidak mengkafirkan orang-orang musyrik atau ragu tentang kekafiran mereka atau membenarkan madzhab mereka, maka dia telah kafir.
Penjelasan:
Masalah ini sangat berbahaya, banyak dari orang-orang yang menisbatkan diri kepada Islam terjatuh padanya (barangsiapa tidak mengkafirkan orang-orang musyrik) seperti mengatakan: “Saya, alhamdulillah tidak ada kesyirikan pada diri saya dan saya tidak berbuat syirik kepada Allah. Akan tetapi manusia (yang berbuat syirik) aku tidak mengkafirkan mereka.” Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
14 Dhul-Hijjah 1429 H
Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Barangsiapa menjadikan antara dia dengan Allah perantara-perantara di mana dia berdoa, meminta dan bertawakal kepada mereka, maka dia telah kafir secara ijma’
Penjelasan:
Ini adalah salah satu dari jenis pembatal yang pertama, yaitu orang yang menjadikan antara dia dengan Allah ada perantara-perantara, akan tetapi Asy Syaikh rahimahullah memisahkannya dan menjadikannya sebagai pembatal keislaman yang tersendiri disebabkan banyak tejadinya perbuatan ini. Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
12 Dhul-Hijjah 1429 H
Oleh: Asy Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Asy Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab berkata “Pembatal keislaman yang pertama: syirik dalam beribadah kepada Allah”
Penjelasan:
Perkara terbesar yang menjadikan seseorang murtad adalah syirik dalam beribadah kepada Allah yaitu dia beribadah kepada Allah juga beribadah kepada selain-Nya. Seperti menyembelih untuk selain Allah, nadzar untuk selain Allah, sujud kepada selain Allah, meminta pertolongan kepada selain Allah dalam perkara yang tidak mampu melaksanakannya melainkan hanya Allah. Ini adalah sebesar-besar jenis kemurtadan. Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |