06 Jumada al-Ula 1430 H
Oleh: Al Ustadz Abdul Mu’thi Al Maidani
Bertauhid kepada Allah merupakan modal pokok untuk menggapai segala keberuntungan di dunia dan akhirat. Itulah rahmat Allah yang sangat luas bagi para pemeluk tauhid. Hak timbal balik ini merupakan ketetapan Allah bukan paksaan dan kehendak seorang pun. Allah membentangkan keutamaannya bagi siapa yang mau merealisasikan tauhid. Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
04 Jumada al-Ula 1430 H
Oleh: Al Ustadz Abdul Mu’thi Al Maidani
Dalam tulisan yang lalu telah dijelaskan tentang keharusan manusia untuk beribadah kepada Allah semata tanpa berbuat syirik sedikit pun. Itulah yang disebut dengan tauhid uluhiyyah. Seorang muslim adalah yang mengamalkan tauhid uluhiyyah setelah mengakui tauhid rububiyyah. Sehingga tauhid ini menjadi tema pembahasan kita. Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
03 Jumada al-Ula 1430 H
Penulis : Al Ustadz Ayub Abu Ayub
Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam adalah sosok pribadi yang sempurna sebagai seorang manusia. Beliau memiliki sifat-sifat yang mulia dan akhlak yang terpuji. ALLAH Ta’ala berfirman:
(Artinya:”Sesungguhnya Engkau benar-benar di atas akhlak yang sangat agung.”) (Al Qalam: 4) Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
01 Jumada al-Ula 1430 H
Penulis : Al-Ustadz Abu Abdillah Luqman Baabduh
Setiap kebenaran dan yang diridhai Allah, niscaya akan mengundang barakah-Nya. Demikian pula dakwah tauhid. Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj |
24 Rabbi al-Thanni 1430 H
Penulis : Al-Ustadzah Ummu Ishaq Al-Atsariyyah
Datangnya hari kiamat adalah suatu kepastian. Hanya saja berita tentang hari kiamat ini terasa asing atau terlupakan bagi sebagian manusia yang hidup mereka tersibukkan dengan bermain-main, lalai, mengenyangkan diri dengan syahwat dunia dan kelezatannya. Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj, Untaian Nasehat |
09 Rabbi al-Thanni 1430 H
Penulis: Al Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husein Al-Atsariyyah
Banyak cara dilakukan manusia untuk meraih kebahagiaan. Sebagian mereka beranggapan bahwa kebahagiaan bisa diraih dengan banyaknya harta, kedudukan yang terpandang, dan popularitas yang pantang surut. Tak heran bila manusia berlomba-lomba mendapatkan itu semua, termasuk dengan menggunakan segala cara. Lantas apakah bila seseorang sudah menjadi kaya raya, terpandang, dan terkenal otomatis menjadi orang yang selalu bahagia? Ternyata tidak! Kalau begitu, bagaimana cara meraih kebahagiaan yang benar? Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj, Untaian Nasehat |
07 Rabbi al-Thanni 1430 H
Oleh: Ummu ‘Abdillah bintu Asy-Syaikh Muqbil Al-Wadi’iyyah
Al-Imam Al-Bukhari rahimahullahu berkata (337/9):
Farwah bin Abil Maghra’ telah mengabarkan kepada kami, dia berkata: ‘Ali bin Mushir telah mengabarkan kepada kami, dari Hisyam, dari bapaknya, dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata:
خرجت سودة بنت زمعه ليلا، فرآها عمر؛ فعرفها فقال: إنَّك والله يا سودة ما تخفين علينا؛ فرجعت إلى النَّبيِّ صلّى الله عليه وعلى آله وسلّم فذكرت ذلك له وهو في حجرتي يتعشّى، وإنَّ في يده لعرقًا؛ فأنزل الله عليه فرفع عنه وهو يقول: قَدْ أَذِنَ اللهُ لَكُنَّ أَنْ تَخْرُجْنَ لِحَوَائِجِكُنَّ
“Pada suatu malam Saudah bin Zam’ah keluar. ‘Umar melihatnya dan mengenalinya. Dia berkata: ‘Demi Allah, sesungguhnya engkau wahai Saudah tidak tersamar bagi kami.’ Maka Saudah kembali kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu menyebutkan hal itu kepada beliau yang sedang makan malam di kamarku. Di tangan beliau ada tulang yang sebagian besar dagingnya telah diambil. Maka turunlah wahyu kepada beliau, lalu diangkatlah wahyu itu dari beliau. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Sungguh kalian telah diizinkan untuk keluar karena hajat kalian.’” Read the rest of this entry »
posted in Aqidah & Manhaj, Muslimah |