بسم الله الرحمن الرحيم
Penulis: Ustadz Muhammad Umar As-Sewed
Metode salaf, ahlus sunnah wal jama’ah dalam memahami agama ini sangat tepat dan selamat dari berbagai macam penyimpangan.
1. Dalam masalah Tauhid
Mereka, para ulama ahlus sunnah selalu mementingkan tauhid dan menjelaskan bahwa tauhid لا اله إلاا الله bermakna “Tidak ada yang berhak diibadahi kecuali Allah (uluhiyyah), sebagaimana terkandung dalam ayat: Read more »
بسم الله الرحمن الرحيم
Oleh : Abu Abdillah Sofyan Chalid Bin Idham Ruray
Ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala merupakan hikmah dari penciptaan manusia dan jin, hal ini ditegaskan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam firman-Nya : Read more »
Bismillah,
Assalamu’alaykum Warahmatullahi Wabarakatuh
Kami mengundang segenap kaum muslimin ibukota dan luar kota lainnya untuk menghadiri :
Hadirilah Sebuah Tabligh Akbar Penggugah Jiwa Dalam Rangka Refleksi Terhadap Aksi Terorisme di Bumi Pertiwi dengan Tema :
“ISLAM MEMBAWA KEDAMAIAN, BUKAN TEROR”
Read more »
Oleh: Al-Ustadz Abul Mundzir Dzul-Akmal As-Salafy
3. Begitu juga Rasulullah Shollallahu `alaihi wa Sallam misalnya; sebelum diutus sebagai Rasul Shollallahu `alaihi wa Sallam, beliau sangat dikenal dikalangan bangsa `Arab pada masa itu dengan julukan al Amin (yang sangat jujur).Akan tetapi tatkala beliau mulai menyeru kaumnya untuk mentauhidkan Allah Subhaana wa Ta`aala, mengikhlashkan seluruh bentuk per`ibadatan kepada-Nya, serta menda`wahi mereka agar meninggalkan apapun yang di`ibadahi selain Allah Subhaana wa Ta`aala, sebagaimana dilakukan oleh nenek moyang mereka, seketika itu juga lupalah mereka dengan sifat jujur dan amanah Nabi kita Muhammad Shollallahu `alaihi wa Sallam, bahkan mereka tuduhkan kepada beliau julukan-julukan seperti ahli sihir, pendusta, dan sebagainya. Read more »
Penulis : Al Ustadz Qomar Suaidi, Lc
Allah mengancam dengan keras orang-orang yang berani membantah ajaran Nabi-Nya. Tidak saja diancam dengan adzab akhirat, namun banyak yang disegerakan hukumannya di dunia. Read more »
Oleh : Al-Ustadz Abul Mundzir Dzul-Akmal As-Salafy
2. Selanjutnya datanglah para Rasul `Alaihimus Sholaatu was Salaam sesudah Nabi Nuh `Alaihis Sallam, yang mereka tetap menyeru kaumnya untuk ber`ibadah kepada Allah Subhaanahu wa Ta`aala saja, dan meninggalkan seluruh bentuk per`ibadatan dalam bentuk peng-agungan, pensucian dan pengkultusan selain kepada Allah Jalla wa `Alaa. Padahal seluruh bentuk makhluq tersebut tidak pantas untuk di`ibadati, dimana al Quraan telah menjelaskan kepada kita dalam surat al A’raaf : (65). Read more »
Oleh : Al-Ustadz Abul Mundzir Dzul-Akmal As-Salafy
Pertempuran atau perseteruan antara at Tauhid dengan asy syirik diantara al Haq dan al bathil telah terjadi sejak lama, sejak zaman Nabi Nuh `Alaihis Sholaatu was Sallam ketika menyeru kaumnya untuk ber`ibadah kepada Allah Subhaanahu wa Ta`aala saja dan meninggalkan seluruh bentuk per`ibadatan yang diperuntukkan selain kepada Allah Jalla wa `Alaa; apakah kepada berhala-berhala, jin, kuburan orang orang sholih yang meninggal atau para wali yang mereka keramatkan kuburan-kuburan mereka dan sejenisnya. Read more »