Oleh: Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan
An Nawaqidh adalah jamak dari Naqidh, yang dimaksud adalah pembatal-pembatal, seperti Nawaqidhul Wudhu yaitu pembatal-pembatal wudhu. Pembatal-pembatal Islam dinamakan dengan nawaqidh, juga dinamakan dengan sebab-sebab kemurtadan atau jenis-jenis kemurtadan. Dan mengetahui pembatal-pembatal Islam tersebut adalah perkara yang sangat penting bagi setiap muslim dalam rangka menjauhinya dan berhati-hati darinya, karena apabila seorang muslim tidak mengetahuinya dikhawatirkan dia akan terjatuh kepada sesuatu darinya dan ini termasuk perkara yang sangat berbahaya, karena hal tersebut adalah pembatal-pembatal Islam. Oleh karena itu mengetahui sebab-sebab kemurtadan dari Islam adalah perkara yang sangat penting sekali.
Read more »
Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah
Pilar kekafiran ada empat: sombong, dengki, amarah, dan syahwat (keinginan jiwa). Kesombongan menghalangi seseorang untuk tunduk. Dengki menghalanginya untuk menerima nasihat dan memberikannya. Amarah menghalanginya untuk bersikap adil, dan syahwat (keinginan jiwa) menghalanginya untuk konsentrasi dalam ibadah.
Apabila pilar kesombongan tumbang maka akan mudah baginya untuk tunduk.
Apabila pilar kedengkian tumbang maka akan mudah baginya menerima nasihat atau menyampaikannya.
Apabila pilar amarah tumbang akan mudah baginya bersikap adil dan tawadhu’.
Dan apabila pilar syahwat (keinginan jiwa) tumbang maka akan mudah baginya untuk sabar, menjaga kehormatan, dan beribadah. Read more »
Penulis: Al Ustadz Abu Hamzah Al Atsary
Setiap langkah dari kehidupan kita tentu tidaklah lepas dari pengawasan dan pengetahuan sang Maha Melihat dan Maha Mengetahui Allah subhanahu wa ta’ala.
“Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dialah yang keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dialah yang keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara (jumlah) yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia ada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitakan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS Al Mujaadilah: 7). Read more »
Penulis : Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah
Belajar dari Keberhasilan
Mengkaji jejak keberhasilan umat terdahulu dalam mengangkat dan menyebarkan syiar-syiar Islam adalah sesuatu yang mulia. Karena belajar dari sebuah keberhasilan dan berupaya untuk meneladaninya juga merupakan keberhasilan.
Para nabi dan rasul telah berhasil menjalankan amanat dan tugas dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Betapa banyak hati yang tertutup menjadi terbuka dengan hidayah, sirnanya kekufuran dan keingkaran kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, runtuhnya kekuasaan ajaran iblis, serta hancurnya hukum-hukum thagut yang sebelumnya bercokol. Read more »
Penulis: Ustadz Abu Hamzah Yusuf
Siapa yang tidak menginginkan kebahagiaan dunia dan akhirat, kita semua tentu menginginkannya. Hanya yang perlu untuk kita pertanyakan bagaimana cara untuk meraih keduanya. Sementara, kita yakini bersama bahwa Islam adalah agama yang ajarannya universal (menyeluruh). Islam satu-satunya agama yang mendapatkan legitimasi (pengakuan) dari Sang Pemiliknya Jalla Sya’nuhu.
Islam adalah agama yang rahmatan lil alamiin. Tidak didapatkan satu ajaranpun dalam Islam yang merugikan para pemeluknya, tidak ditemukan satu prinsip pun dalam Islam yang mencelakakan para penganutnya. Tetapi pada kenyataannya banyak kalangan yang hanya menitikberatkan perhatiannya pada dunia dan bagaimana cara untuk mendapatkannya. Read more »
Penulis: Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Al-Makassari
Tanya:
Apakah termasuk musibah dan ujian dari Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi seorang hamba bila ia diganggu oleh bisikan-bisikan untuk berpikir menanyakan keberadaan Allah Subhanahu wa Ta’ala dan penciptaan-Nya. Juga bisikan yang menakut-nakuti dia akan hal-hal yang tidak disukai atau takut kehilangan yang dicintai, dijenuhkan dengan banyaknya aturan syariat yang dibebankan kepadanya sehingga hal tersebut membuatnya sedih, lemas, dan mengganggu ibadahnya. Namun ia tetap berusaha untuk taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan ajaran Nabi-Nya.
Natsir-Jayapura
Jawab:
Alhamdulillah wash shalatu was salamu ‘ala Rasulillah wa ‘ala alihi wa shahbihi wa man walah.
Read more »
Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin ‘Abdul Wahhab bin ‘Ali Al-Yamani Al-Wushabi Al-‘Abdali
Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullâh di dalam kitab beliau yang berharga (Al-Aqidah Al-Wasithiyah) hal. 67:
“Termasuk prinsip Ahlus Sunnah wal Jama’ah bahwasanya agama dan iman itu ucapan dan amalan. Ucapan hati dan lisan, amalan hati, lisan dan anggota badan. Iman akan bertambah dengan sebab melaksanakan ketaatan dan berkurang dengan sebab melaksanakan kemaksiatan. Bersamaan dengan itu, mereka tidak mengkafirkan Ahlul Kiblat (orang Islam -pent) karena kemaksiatan dan dosa besar sebagaimana yang dilakukan Khawarij. Read more »