10 Shawwal 1430 H

‘Amrah bintu ‘Abdirrahman

posted in Biografi & Sirah |

بسم الله الرحمن الرحيم

Penulis: Al-Ustadzah Ummu ‘Abdirrahman bintu ‘Imran

Seorang tabi’iyyah di bawah asuhan shahabiyah ‘alimah faqihah. Jadilah dia -dengan inayah Allah Subhanahu wa Ta’ala- seorang wanita yang bak lautan ilmu.

‘Aisyah bintu Abi Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu, siapa yang tak pernah mendengar namanya? Siapa yang tak mengenal keutamaannya? Seorang wanita yang banyak mendapatkan pujian karena ilmu yang Allah Subhanahu wa Ta’ala anugerahkan kepadanya.

Sebutlah Qubaishah bin Dzu’aib, dia mengatakan, “Aku dan Abu Bakr bin ‘Abdirrahman duduk (untuk mengambil riwayat, pen.) di hadapan Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Adapun ‘Urwah bin Zubair mengalahkan kami dengan seringnya masuk menemui ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, sementara ‘Aisyah adalah seseorang yang paling berilmu. Para tokoh dari kalangan sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadanya.”

Masruq juga mengatakan, “Aku melihat para sesepuh dari kalangan sahabat Muhammad Shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya kepadanya tentang faraidh (ilmu hukum waris). “Biasanya bila meriwayatkan hadits dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Masruq mengatakan, “Telah menyampaikan kepadaku Ash-Shiddiqah bintu Ash-Shiddiq, kecintaan seseorang yang dicintai Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang mendapatkan pembebasan atas berita dusta dari atas tujuh langit.”

Kemenakan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha yang banyak mengambil ilmu darinya, ‘Urwah bin Az-Zubair, juga memuji bibinya, “Aku tak pernah melihat seorang pun yang lebih mengetahui tentang fikih, maupun syair daripada ‘Aisyah.”

Begitu pula ‘Atha bin Abi Rabah menyatakan, “‘Aisyah adalah orang yang paling faqih, paling alim, dan paling bagus pandangannya.”

Pujian datang pula dari Az-Zuhri, “Seandainya ilmu Ummul Mukminin ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha hendak dibandingkan dengan ilmu para istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam yang lain dan ilmu seluruh wanita muslimah, sungguh ilmu ‘Aisyah lebih utama.”

Dengan keutamaan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, kemudian melalui bimbingan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, banyak orang yang mewarisi ilmunya. Banyak tokoh besar yang lahir melalui kedua tangannya. Di antara mereka ada seorang wanita tabi’iyah yang banyak mendulang ilmu ‘Aisyah.

Dialah ‘Amrah bintu ‘Abdirrahman bin Sa’d bin Zurarah bin ‘Udus Al-Anshariyah An-Najjariyah. Dia murid Ummul Mukminin ‘Aisyah bintu Abi Bakr Ash-Shiddiq radhiyallahu ‘anhu, seorang sahabiyah yang dikenal dengan keluasan ilmunya, hingga jadilah ‘Amrah seorang wanita ‘alimah, faqihah, dan banyak ilmunya.

Selain dari ‘Aisyah, ‘Amrah juga mengambil riwayat dari Ummu Salamah, Rafi’ bin Khadij, serta saudari seibunya, Ummu Hisyam bintu Haritsah radhiallahu ‘anhunna, dan yang lainnya.

Di antara orang-orang yang mengambil riwayat dari ‘Amrah, tercatat putranya sendiri, Abur Rijal Muhammad bin ‘Abdirrahman, kedua putra Abur Rijal, Haritsah bin Malik, kemenakannya. Al-Qadhi Abu Bakr bin Hazm beserta dua putranya, ‘Abdullah dan Muhammad, Az-Zuhri, Yahya bin Sa’id Al-Anshari, dan masih banyak lagi.

Ibnu Syihab Az-Zuhri pernah dinasihati oleh Al-Qasim bin Muhammad, “Wahai anak muda, kulihat kau begitu semangat menuntut ilmu. Maukah kau tunjukkan pada bejana ilmu?”

“Tentu, ” jawabnya.

“Hendaknya engkau mengambil ilmu dari ‘Amrah, karena dia dulu berada dalam bimbingan ‘Aisyah.”

Ibnu Syihab menuruti saran itu. “Ternyata kudapati dia itu bagaikan lautan yang takkan bisa habis dikuras,” katanya kemudian. ‘Amrah bintu ‘Abdirrahman wafat pada tahun 106 Hijriyyah[1] dalam usia 77 tahun. Dia meninggalkan jejak yang indah dalam kitab-kitab hadits sepanjang sejarah. ‘Amrah bintu ‘Abdirrahman, semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala meridhainya….

Wallahu ta’ala a’lam bish-shawab.

Sumber bacaan:
Siyar A’lamin Nubala’, Al-Imam Adz-Dzahabi (4/507-508)
Tahdzibul Kamal, Al-Imam Al-Mizzi (35/234-235, 241-243)

Catatan kaki:
[1] Ada yang mengatakan wafat pada tahun 98 H.

(Dinukil dari Majalah Asy Syariah No. 53/V/1430 H/2009 halaman 86 dan 91)

This entry was posted on Wednesday, September 30th, 2009 at 3:00 pm and is filed under Biografi & Sirah. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. Responses are currently closed, but you can trackback from your own site.

Comments are closed.

  • Komentar

    • admin: wa'alaykumussalaam, cari di http://al-il...
    • yulida rahmi: Bismillah. Assala-mualaikum wa rahmatull...
    • Novi: Assalamu'alaikum. Saya mencari pondok...
    • deilaverga: assalamu'alaikum,, saya seorang istri...
    • nani nursehan: Assalamu`alaikum Warohmatulloh,perkenalk...
    • Dhea: Assalamualaikum... Padahal saya suka pak...
    • Ibnu Fahd: Sekedar nashihat ya ukhti fillah, cobala...
    • romlan: 'afwan, untuk agen di kecamatan kroya ka...
    • romlan: ya Allah, berikanlah yang terbaik untuk ...
    • ilmi: terus belajar maka engkau akan mengerti....
    • supriyatno: assalamu'alaikum wr wb mohon informasi...
    • widya: Ass. Wr.wb, saya berusia 19 tahun,say...
    • Maftuh: Istri saya juga seperti itu sahabat Guna...
    • ahmad: berat sekali untuk jadi orang yang bisa ...
    • Abdul.Rahmat: Mudah2an aq nantinya nika sesuai dengan ...
  • Pencarian


  • --Mutiara Ilmu--

    "Semua permasalahan yang sudah disebutkan dalam hadits yang shahih dari Rasulullah dan berbeda dengan pendapatku, maka saya ruju' dari pendapat itu ketika saya masih hidup ataupun sudah mati."
    - Al-Imam Asy-Syafi'i
    • Arsip Bulan Ini

    • September 2010
      M T W T F S S
      « Aug    
       12345
      6789101112
      13141516171819
      20212223242526
      27282930  
    • Arsip Bulanan



    MLM Darussunnah

    Akhwat Muslimah Salafiyah
    Majalah AKHWAT -Jurnal Muslimah dan Keluarga Sakinah-
    SALAFY WEBSITE START PAGE