04 Jumada al-Ula 1429 H

Ar-Rahman ‘Alal ‘Arsy Istawa

posted in Aqidah & Manhaj |
Oleh: Asy-Syaikh Muhammad bin Jamîl Zainû

Sungguh banyak sekali ayat, hadits, serta ucapan ulama salaf yang menegaskan tentang ketinggian Allah.

1. Allah berfirman,

إِلَيْهِ يَصْعَدُ الْكَلِمُ الطَّيِّبُ وَالْعَمَلُ الصَّالِحُ يَرْفَعُهُ

“Kepada-Nyalah perkataan-perkataan yang baik naik dan amal yang saleh dinaikkan-Nya.” (Al-Faathir: 10)

2. Allah berfirman,

ذِى الْمَعَارِجِ تَعْرُجُ الْمَلائِكَةُ وَالرُّوحُ إِلَيْهِ

“Yang mempunyai tempat-tempat naik. malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada-Nya.” (Al-Ma’aarij: 3-4)

3. Allah berfirman,

سَبِّحِ اسْمَ رَبِّكَ الأَعْلَى

“Sucikanlah Nama Rabb-mu Yang Maha Tinggi.” (Al-A’la: 1)

4. Di dalam Kitab At-Tauhid, Imam Al-Bukhari menukil dari Abu ‘Aaliyah dan Mujahid tentang tafsir istawa, yaitu ‘ala wartafa’a (berada di atas, tinggi).

5. Allah berfirman,

الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى

“(Allah) Yang Maha Pemurah, ber-istiwa di atas ‘Arsy.” (Thaaha: 5)1

Maksudnya, tinggi sebagaimana yang diterangkan di dalam Tafsir Ath-Thabari.

6. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkhutbah pada hari Arafah, saat haji wada’, dan bersabda,

أَلاَ هَل بَلِغْتُ؟ قَالُوْا نَعَمْ، يَرْفَعُ أَصْبَعَهُ إِلىَ السَّمَاءِ وَيُنَكِّبُهَا إِلَيْهِمْ وَيَقَوُلُ: “اَللَّهُمَّ اشْهَدْ.”

“Ingatlah, bukankah aku telah menyampaikan?” Mereka menjawab, “Ya, benar”. Lalu beliau mengangkat (menunjuk) dengan jari-jarinya ke atas, selanjutnya beliau mengarahkan jari-jarinya ke arah manusia (para sahabat) seraya bersabda, “Ya Allah, saksikanlah.” (HR. Muslim)

7. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِنَّ اللهَ كَتَبَ كِتَابًا قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ الْخَلْقَ إِنَّ رَحْمَتِيْ سَبَقَتْ غَضَبِيْ فَهُوَ مَكْتُوْبٌ عِنْدَهُ فَوْقَ الْعَرْشِ

“Sesungguhnya Allah telah menulis suatu kitab (tulisan) sebelum Ia mencipatakan para makhluk (berupa), sesungguhnya rahmat-Ku men-dahului murka-Ku, tertulis di sisi-Nya di atas ‘Arsy.” (HR. Al-Bukhari)

8. Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wasallam bersabda,

أَلاَّ تَأْمَنُوْنِيْ وَأَنَا أَمِيْنُ مَنْ فِي السَّمَاءِ؟ يَأْتِيْنِي خَبَرُ السَّمَاءِ صَبَاحًا وَمَسَاءَ

“Apakah engkau tidak percaya kepadaku, padahal aku adalah kepercayaan Dzat yang ada di langit? Setiap pagi dan sore hari datang kepadaku kabar dari langit.” (Muttafaqun ‘Alaih)

9. Al-Auza’i berkata, “Kami bersama para tabi’in berpendapat, ‘Sesungguhnya Allah Yang Maha Mulia sebutan-Nya berada di atas ‘Arsy, dan kami beriman pada sifat-sifat-Nya sebagaimana yang warid (datang) dalam sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam’.” (HR. Al-Baihaqi dengan sanad sahih) Lihat Fathul Bari.

10. Imam Asy-Syafi’i berkata, “Sesungguhnya Allah berada di atas ‘Arsy-Nya, di atas langit. Ia mendekati makhluk-Nya sekehendak-Nya dan Allah turun ke langit dunia dengan sekehendak-Nya.” (Dikeluarkan oleh Al-Hakawi di dalam kitab Aqidah Asy-Syafi’i).

11. Imam Abu Hanifah berkata, “Barangsiapa mengatakan, ‘Aku tidak mengetahui apakah Rabbku berada di langit atau dibumi?’ maka dia telah kafir.” Sebab Allah berfirman,

الرَّحْمَنُ عَلَى الْعَرْشِ اسْتَوَى

“(Yaitu) Rabb Yang Maha Pemurah, Yang tinggi di atas Arsy.” (Thaha: 5)

‘Arsy Allah berada di atas tujuh langit. Jika seseorang berkata bahwasanya Allah berada di atas ‘Arsy, tetapi ia berkata, “Aku tidak tahu apakah ‘Arsy itu berada di atas langit atau di bumi?” Maka dia telah kafir. Sebab dia mengingkari bahwa ‘Arsy berada di atas langit. Barangsiapa mengingkari bahwa ‘Arsy berada di atas langit, maka dia telah kafir, karena sesungguhnya Allah adalah paling tinggi di atas segala sesuatu yang tinggi. Dia dimohon dari tempat yang tertinggi, bukan dari tempat yang paling bawah.

12. Imam Malik ditanya tentang cara istiwa’ (tingginya Allah) di atas ‘Arsy-Nya, ia lalu menjawab, “Istiwa’ itu perkara yang telah diketahui, sedang cara (penggambarannya) tidak diketahui, beriman dengannya adalah wajib, dan pertanyaan tentangnya adalah bid’ah (maksudnya, tentang penggambarannya). Usirlah tukang bid’ah ini.”

13. Tidak boleh menafsirkan istiwa’ (bersemayam di atas) dengan istawla (menguasai), karena keterangan seperti itu tidak didapatkan dalam riwayat orang-orang salaf. Metode orang-orang salaf adalah lebih selamat, lebih ilmiah dan lebih bijaksana.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata, “Sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada orang-orang Yahudi agar mengatakan hiththatun (bebaskanlah kami dari dosa), tetapi mereka mengatakan hinthatun (biji gandum) dengan niat membelokkan dan menyelewengkannya.

Dan Allah memberitakan kepada kita bahwa Dia ‘Alal ‘Arsy istawa (tinggi di atas ‘Arsy), tetapi para tukang takwil mengatakan istawlaa (menguasai).

Perhatikanlah, betapa persis penambahan “lam” yang mereka lakukan istawaa menjadi istawlaa dengan penambahan ‘nun’ yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi “hiththatun” menjadi “hinthatun” nukilan Muhammad Al-Amin Asy-Syinqithi dari Ibnu Qayyim Al-Jauziyah).

Footnote:

1 Di dalam Al-Qur’ân terdapat tujuh kali pengulangan tentang tingginya Allah di atas ‘Arsy. Ini menunjukkan betapa pentingnya perkara ini.

(Sumber: منهاج الفرقة الناجية والطائفة المنصورة karya Asy-Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu, edisi Indonesia: Manhâj Al-Firqah Nâjiyah (Jalan Golongan yang Selamat dan Kelompok yang Ditolong), hal. 35-38, penerjemah: Abu Umar Al-Bankawi, muraja’ah: Al-Ustadz ‘Ali Basuki, penerbit: Penerbit Al-Ilmu Yogyakarta. Dinukil untuk http://akhwat.web.id)

This entry was posted on Saturday, May 10th, 2008 at 12:13 am and is filed under Aqidah & Manhaj. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

  • Komentar

    • abu fathimah: bismillah apa betul abu usamah allijazy ...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim. Wa'alaikumussa...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim. Silahkan lihat...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim.Seorang ulama A...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim.Jumhur ulama be...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim. Silahkan baca ...
    • abu ubaidillah: Bismillahirrahmanirrahim. Hal itu diperb...
    • Abu Rafi: Assalaamu 'alaikum, Afwan mau tanya dul...
    • anis: na'am..afwan..yg penerimaan Santriwati B...
    • ummu ibrohim: bismillah. Assalamu'alaykum warohmatull...
    • Honeymoon Bali: Informasi yang sangat bermanfaat. Senang...
    • anis: Assalamu'alaykum warohmatullohi wabaarka...
    • anis: Assalamu'alaykum warohmatullohi wabaarak...
    • sarah: assalamualaikum, kantor majalah akhwat i...
    • Shafira: something interesting ... appropriate fo...
    • Al Miftah: Berdosa kah orang yang berhijab namun ti...
    • ahmad: apa hukumnya seorang laki-laki yang meni...
    • minie: sangat setuju..Alhamdulillah jika kita s...
    • rara: ass,wr,wb saya mau tanya, di dalam h...
    • ukhti anggie: jazakillah khairan , ilmu yang bermanfaa...
  • Pencarian


  • --Mutiara Ilmu--

    “Selamat datang wahai sumber-sumber hikmah dan para penerang kegelapan. Walaupun kalian telah usang pakaiannya akan tetapi hati-hati kalian tetap baru. Kalian tinggal di rumah-rumah (untuk mempelajari ilmu), kalian adalah kebanggaan setiap kabilah.”
    - Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu
    • Arsip Bulan Ini

    • February 2012
      M T W T F S S
      « Jan    
       12345
      6789101112
      13141516171819
      20212223242526
      272829  
    • Arsip Bulanan





    Akhwat Muslimah Salafiyah
    Majalah AKHWAT -Jurnal Muslimah dan Keluarga Sakinah-
    SALAFY WEBSITE START PAGE










    corel 2000

    corel 2000 serial

    cs5 serialz

    cs5 serialz free

    serial winzip 11

    serial winzip 11 key

    corel dvd moviefactory 6

    corel dvd moviefactory 6 downloads

    serial corel draw 11

    serial corel draw 11 serials

    free corel photoshop download

    free corel photoshop download keygen

    free winrar download for xp

    download winrar for xp for free

    winrar 3 download

    winrar 3 download freedownload

    download winrar free windows 7

    download winrar free windows 7 crack

    free corel downloads

    free corel downloads cracked